Krisis ekonomi global dapat berpengaruh sampai ke desa

October 23rd, 2008

Dampak krisis ekonomi global tidak hanya menghantam sektor pasar modal namun juga berdampak bagi ekonomi pedesaan. Namun imbas krisis tersebut ke ekonomi pedesaan tergantung pada jenis barang impor yang dikonsumsi masyarakat pedesaan. Semakin tinggi barang impor yang dikonsumsi masyarakat setempat akan semakin besar pula dampak krisis perekonomian tersebut. Demikian disampaikan dosen Fakultas Eko­nomika dan Bisnis (FEB) UGM Dr Rimawan Pradiptyo dalam ’’Diskusi Krisis Finansial Du­nia dan Dampaknya pada Perekonomian Pe­desaan’’ di ruang seminar Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) UGM, baru-baru ini.

Menurut dia, apabila dampak krisis tersebut tidak mampu diatasi dalam waktu 1-3 bulan ke depan, disinyalir berpengaruh pada krisis ekonomi pedesaan akibat dampak penurunan nilai rupiah yang diikuti dengan peningkatan harga domestik. Sebab, harga barang impor akan cenderung naik sementara harga barang ekspor kompetitif.

Penetrasi Rendah

Peningkatan tersebut disebabkan besarnya konsumsi barang impor oleh masyarakat pedesaan yang dinilainya cukup tinggi karena barang tersebut termasuk barang konsumsi sehari-hari. Di sisi lain, kemampuan penetrasi ekspor produk Indonesia masih sangat rendah. ’’Barang-barang impor seperti bawang putih, susu, kedelai, buah-buahan serta beras dan sebagainya banyak dikonsumsi oleh masyarakat, jika harga barang impor ini naik maka memengaruhi kemampuan daya beli masayarakat,’’ tuturnya.

Dia menyebutkan, proporsi besarnya kebutuhan barang impor yang dikonsumsi secara nasional di antaranya bawang putih sekitar 90%, susu dan kedelai 70%, garam 50%, gula 30%, daging sapi 25%, kacang tanah 15%, jagung 10%, dan beras sedikitnya 2%.

(sumber:suara merdeka)

Lamongan Kupatan

October 13th, 2008

Lamongan menggelar acara “Kupatan” atau yang oleh masyarakat Paciran dan sekitarnya disebut “Riyoyo Kupat” atau hari raya ketupat, tradisi yang biasa dilakukan masyarakat Lamongan seminggu setelah Idulfitri.
Perayaan kupatan digelar di Pantai Tanjung Kodok alias Wisata Bahari Lamongan (WBL) pada tanggal 8 Oktober 2008, dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan.

Berbeda dengan acara kupatan yang biasa dilakukan masyarakat sekitar wilayah Tanjung Kodok, kali ini agar lebih menarik dan dapat menjadi tontonan, acara kupatan dikemas dalam sebuah fragmen upacara penyambutan utusan dari Mantingan, Jawa Tengah.

Prosesi upacara diawali dengan kirab rombongan ”Sunan Sendang Duwur” dari arah barat dan dan ”Sunan Drajat” dari timur, kedua rombongan akan menyambut dan menjamu tamu dari Mantingan-Jawa Tengah. Masing-masing rombongan terdiri atas kelompok musik gendang jidor dan barisan wanita yang membawa ketupat, lepet dan buah-buahan serta sajian lainnya.

Dikisahkan, bahwa kapal utusan Mbok Rondo Mantingan yang mengantar kayu untuk bahan pembangunan Masjid Agung Sendang Duwur akan mendarat di wilayah pantai Tanjung Kodok, oleh karena itu para murid Sunan Drajat dan Sunan Sendang Duwur serta masyarakat Paciran berkumpul di Tanjung Kodok untuk menyambut delegasi dari Mantingan tersebut.

Acara kupatan ini akan dijadikan agenda tetap tahunan di Pantai Tanjung Kodok yang sekarang telah berubah nama menjadi obyek Wisata Bahari Lamongan (WBL). Dengan demikian diharapkan akan dapat menjaring pengunjung lebih banyak lagi.

Gringgingen aka Kesemutan

October 10th, 2008

Gringgingen (jawa) atau indonesianya kesemutan, adalah sensasi yang dirasakan tanpa ada stimulus dari luar dalam dunia medis disebut parestesi. Sensasi Parestesi ini tidak hanya rasa ‘kesemutan’, namun bisa juga rasa panas atau rasa seperti tertusuk-tusuk.

Kesemutan biasa dirasakan di tangan, kaki, muka, maupun di seluruh bagian tubuh. Setiap orang dalam kehidupannya pasti pernah mengalami gejala kesemutan. Penyebab gringgingen umumnya akibat penekanan saraf, misal saat kita duduk terlalu lama dalam posisi kaki menekuk atau bersila, namun setelah kaki diluruskan dan digerakkan rasa gringgingen akan hilang dengan sendirinya.

Gringgingen yang timbul sesaat, biasanya tidak bermasalah, namun bila terus menerus, bisa jadi biang keladinya adalah suatu kronis.

Penyebab gringgingen sangat beragam. Semua penyakit yang mengenai system saraf dapat menyebabkan kesemutan, seperti penekanan saraf tulang belakang akan mengakibatkan kesemutan di daerah kaki atau penekanan saraf di leher akan mengakibatkan gejala kesemutan di tangan.

Stroke maupun tumor di kepala dapat pula menyebabkan kesemutan, namun biasanya kesemutan pada satu sisi tubuh. Misalnya kesemutan pada tangan dan kaki kiri, hati-hati itu merupakan pertanda stroke. Kekurangan vitamin B, khususnya B12 juga dapat menyebabkan gejala kesemutan, umumnya kesemutan dirasakan di seluruh bagian tubuh. Penyakit diabetes dapat pula menyebabkan kesemutan yang umumnya dirasakan pada ujung tangan maupun kaki.

Jadi kita perlu waspada, bila rasa kesemutan itu cenderung berlanjut sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Seringkali kesemutan merupakan petanda dini penyakit yang berat.

Lamongan utara melesat

October 9th, 2008

Lamongan wilayah utara selama lima tahun terakhir berkembang cukup pesat. Hal ini antara lain karena mudahnya pengurusan perizinan.
Pada tahun 2007 penanaman modal dalam negeri di Lamongan mencapai Rp 8,21 triliun dan diharapkan meningkat pada 2008.

Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan menunjukkan, kemudahan perizinan bagi investor didukung kemampuan pemerintah daerah setempat memadukan potensi wisata dan potensi alam yang ada di pesisir utara, misalnya, makam Sunan Drajat, kompleks Gua Maharani, dan Pantai Tanjung Kodok terbukti mampu menarik minat investor.

Kemudahan akses juga menjadi modal utama keberhasilan pengembangan wisata di pantai utara Kabupaten Lamongan. Jalan Raya Paciran yang dibangun tahun 1808 dan pernah menjadi satu-satunya jalan penghubung seluruh Pulau Jawa memberikan peran strategis terhadap pengembangan kawasan utara Lamongan. Selain itu jalur ini masih bebas dari kemacetan.

”Pada tahun 2007, total kunjungan wisata ke Kabupaten Lamongan mencapai hampir 2 juta pengunjung dengan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah sebesar Rp 9 miliar”, demikian menurut Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Lamongan Aries Wibawa. Kunjungan terbanyak adalah ke Wisata Bahari Lamongan (WBL), mencapai 1.218.858 orang.

Obyek wisata di pantai Tanjung Kodok aka WBL, yang menyuguhkan 41 wahana permainan dan hiburan ini resmi dibuka pada 14 November 2004. Obyek wisata yang berdekatan dengan Gua Maharani dan makam Sunan Drajat ini langsung dapat menyedot wisatawan, mencapai 1,1 juta pada tahun 2006.

Selain sektor pariwisata, wilayah utara Kabupaten Lamongan juga merupakan wilayah pengembangan sektor industri dan perdagangan. Sedikitnya ada delapan perusahaan besar di wilayah Brondong dan Paciran, antara lain, Lamongan Integrated Shore Base (LIS), Mitra Produksi Sigaret (MPS), pengembangan perbengkelan kapal, serta dermaga angkutan sungai danau dan penyeberangan. (sumber:kompas)

Jambu berbuah Besar

September 16th, 2008

Saya mempunyai pohon jambu biji bangkok di depan rumah saya. Memang buahnya banyak, tapi kecil-kecil dan banyak yang busuk akibat serangan lalat buah dan pohonnya mulai besar tidak beraturan. Akhirnya saya coba-coba merawat pohon tersebut. Pertama saya pangkas cabang-cabang yang bersilangan, tak beraturan, cabang terlalu panjang dan cabang-cabang kering hingga ukuran tajuk tidak terlalu besar. Buah-buah yang masih tersisa saya jarangkan dan saya sisakan cukup untuk dikonsumsi orang serumah sekitar 10 buah (pas saya pangkas, tanaman sedang berbuah). Buah yang saya sisakan adalah buah muda yang masih kecil dan kemudian saya bungkus dengan plastik yang cukup besar dan saya beri lubang secukupnya.

Read the rest of this entry »

Manfaat Teh

September 16th, 2008

Teh bisa memperbaiki kemampuan memori dalam otak. Demikian hasil rangkaian tes laboratorium yang dilakukan tim peneliti University of Newcastle. Teh hijau dan teh hitam mengaktifkan enzim dalam otak yang berhubungan dengan memori.

Teh bisa memperbaiki kemampuan memori dalam otak. Demikian hasil rangkaian tes laboratorium yang dilakukan tim peneliti University of Newcastle.
Teh hijau dan teh hitam mengaktifkan enzim dalam otak yang berhubungan dengan memori.

Kedua jenis teh ini juga dapat menurunkan aktivitas enzim butyrylcholinesterase (BuChE) yang pernah ditemukan dalam protein pada otak penderita Alzheimer. Baik teh hijau maupun teh hitam bisa secara signifikan menurunkan enzim yang mengganggu memori otak tersebut.
Sumber: KCM

Mangga lebih berharga

September 16th, 2008

Mangga (Mangifera indica L.) adalah buah tropis dan sub tropis yang terkenal di seluruh dunia karena rasanya enak dan segar. Di Indonesia, banyak jenis (varietas) mangga yang memiliki keunggulan untuk dibuat produk olahan. Dengan mengetahui sifat dan manfaat jenis-jenis mangga, kita dapat mengolahnya, meningkatkan nilai tambah dan memperoleh penghasilan bagi keluarga.

Read the rest of this entry »

Membudidayakan Lebah

September 16th, 2008

Lokasi

Lokasi bagi peternakan lebah hendaknya berada di daerah yang berhawa sejuk dan nyaman, tidak berangin kencang, tidak bising, dan dekat aliran air atau yang menghadap ke arah timur, agar dapat menerima sinar matahari pagi untuk kesehatan rumah tangga lebah. Lokasi peternakan lebah tidak boleh terlalu panas atau terlalu dingin karena dapat mempengaruhi produksi madu. Jarak antara stup hendaknya paling sedikit dua meter.

Read the rest of this entry »

Lebah dan Makanannya

September 16th, 2008

Lebah madu hidup berkoloni. Jumlah populasi koloni tergantung pada kualitas dan potensi lebah ratu. Kemampuan bertelur ratu tidak sama, tergantung dari strain, queen rearing procedure (pemeliharaan), dan breeding program (pembudidayaan). Dalam koloni madu dikenal tiga kasta, yaitu seekor lebah ratu, sekitar 200-300 lebah jantan, dan 10.000-100.000 lebah pekerja.

Read the rest of this entry »

Lebah dan Produknya

September 16th, 2008

Madu

Madu adalah zat manis alami yang dihasilkan lebah dengan bahan baku nektar bunga. Nektar adalah senyawa kompleks yang dihasilkan kelenjar tanaman dalam bentuk larutan gula. Madu merupakan sumber energi dan bahan yang diubah menjadi lemak dan glikogen. Lebah madu memperoleh sebagian energi dari karbohidrat dalam bentuk gula. Perubahan nektar menjadi madu dimulai ketika lebah pekerja membawa nektar ke sarangnya. Nektar yang berhasil dibawa pulang diberikan kepada lebah pekerja lainnya untuk
dicampur dengan air liur di mulutnya dan dihilangkan airnya untuk mencegah peragian. Lebah pekerja mengunyahnya sambil menambahkan diastase dan invertase, bahan tadi diproses menjadi madu.

Read the rest of this entry »